Satu-Satunya dari Tuban yang Lolos SD BAS Raih Predikat Adiwiyata Mandiri

 

TUBAN, Radar Tuban – SD Bina Anak Sholeh (BAS) Tuban menjadi satu-satunya sekolah di Tuban yang meraih predikat Adiwiyata Mandiri 2019. Dari 9 calon sekolah adiwiyata mandiri (CSAM) yang diusulkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tuban, hanya SD BAS yang dinilai layak dan sukses meraih predikat tertinggi lembaga pendidikan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kepala SD BAS Tuban Diah Kusumawati mengatakan untuk meraih predikat Adiwiyata Mandiri butuh waktu, tenaga, dan proses panjang yang melelahkan. Dimulai dari Adiwiyata Kabupaten, Provinsi, hingga Nasional. Diah mengatakan diberikannya predikat Adiwiyata Mandiri berarti memikul tanggung jawab besar untuk selalu melaksanakan program adiwiyata secara menyeluruh. ‘’Sekaligus menjadi motivasi untuk terus berinovasi demi kemajuan SD BAS,’’ tuturnya.

Setelah dikukuhkan sebagai sekolah Adiwiyata Nasional pada 2016, SD BAS menjalankan amanat untuk membina 10 sekolah di Tuban agar mendapat predikat Adiwiyata Kabupaten. Sekolah yang dibina yakni SMP BAS, MIN Sugiharjo Tuban, MIM Muhammadiyah Panyuran Palang, SD Islam Tuban, SDN Jenggolo Jenu, SDN Temaji 2 Jenu, SDN Purworejo Jenu, SDN Socorejo, MI Manbail Futuh Jenu, dan SDN Tasikharjo Jenu.

SD BAS memiliki tim Adiwiyata dengan penanggungjawab kepala SD BAS Diah Kusumawati dan Ketua Tim Zenny Taufikurrizal. Serta 12 anggota tim yang merupakan guru sekolah setempat. Dikatakan Zenny, penilaian tak berhenti pada pembinaan 10 sekolah Adiwyata Kabuapten. Dilanjutkan dengan penilaian dokumen untuk membuktikan komitmen lembaga pendidikan dalam mewujudkan sekolah yang peduli lingkungan. ‘’Dari ribuan sekolah se-Indonesia, hanya 101 sekolah yang lolos menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri tahun ini,’’ jelasnya.

Zenny menjelaskan ada empat kriteria penilaian utama. Yakni komponen kebijakan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, partisipasi, dan sarana prasarana. Beratnya syarat tersebut terbukti dari minimnya sekolah yang lolos hingga memperoleh predikat Adiwiyata Mandiri. Di Tuban, baru empat SD yang meraih Adiwiyata Mandiri, salah satunya SD BAS Tuban. ‘Tahun ini hanya 28 SD yang lolos mendapat predikat tersebut,’’ ungkap dia.

Kepala Lembaga Pendidikan Islam BAS Tuban H.M. Rowi mengucap syukur atas predikat yang diraih lembaga pendidikan di bawah yayasan BAS Tuban tersebut. Dia mengakui untuk meraih predikat Adiwiyata Mandiri tidaklah mudah. Namun sekolah swasta unggulan di Tuban ini berkomitmen meraih prestasi tersebut. Sesuai dengan visi SD BAS, berkepribadian muslim yang berbudaya lingkungan dan berprestasi optimal. ‘’Ini sebagai bukti perwujuan visi-misi sekolah,’’ tuturnya.

Dengan prestasi tersebut, Rowi berharap SD BAS terus melangkah maju menjadi sekolah pilihan masyarakat mutu pendidikan yang berkualitas. Seluruh sekolah di bawah Yayasan dan Lembaga Pendidikan Islam Bina Anak Sholeh selalu berkomitmen mencetak generasi masa depan berprestasi dan berkarakter. ‘’Selamat atas hasil usaha keras SD BAS yang terus mengukir prestasi,’’ ucap dia.

#Radar Bojonegoro

Komentar